Special Shinmen Ramen, My Favourite :)

Di Mall Alam Sutera, tepatnya di lantai atas dekat Cinema XXI ada sebuah restoran Jepang. Namanya Shinmen Japanese Resto. Sesuai namanya, mereka menjual masakan Jepang. Menu yang dijual antara lain ramendengan berbagai macam topping dan kuah, udon, bento, sushi, salad, sup, dan rice bowl. Apa ya nama Jepangnya untuk rice bowl? Saya lupa hehe… Oya, mereka juga menjual berbagai macam snack khas Jepang, berbagai macam minuman, dan tentu saja ocha alias teh hijau yang bebas diisi ulang.

Menu favorit saya di Shinmen Japanese Resto adalah small special shinmenramen. Maksudnya adalah ramen alias mie dengan kuah shinmen porsi kecil dan topping spesial. Topping spesial itu terdiri dari charsiu alias daging sapi dan ayam yang diiris tipis dan digulung, ayam cincang pedas, setengah potong telur rebus, bakso ikan yang diiris tipis, dan lembaran rumput laut.  Shinmenitu sendiri menunjukkan jenis kuahnya yaitu kuah kaldu ayam dengan rasa asin, gurih, dan agak kental. Lidah saya merasakan seperti ada rasa telurnya. Pertama kali mencoba, rasanya cocok di lidah saya. Maknyuuuss, saya langsung suka. 😀 Beberapa kali mencoba menu yang berbeda tetap saja selera saya kembali ke shinmen special ramen hehe…

Special Shinmen Ramen


Rupanya shinmen menyimpan cerita. Suatu hari saya merasakan ada yang berbeda dengan rasa shinmen-nya. Rasanya menjadi lebih hambar, kurang gurih, tidak seenak biasanya. Itu berulang selama beberapa kali berikutnya. Saya berpikir kayaknya ada yang berubah nihdalam formulanya, mungkin untuk efisiensi perusahaan. Tidak heran, saat itu kurs dollar melesat hingga mendekati 14 ribu rupiah. Karena saya penasaran, iseng saya tanyakan ke kasirnya.
“Mas, kok rasa shinmen-nya berubah ya? Tidak segurih dan seenak biasanya.”
Tanpa saya duga, mas kasirnya memanggil manajernya dan menyampaikan keluhan saya. Respon manajer lebih tidak terduga lagi. Beliau mengambil mangkuk bekas makan saya, mengambil sedikit kuahnya dan mencicipinya. Beliau juga memanggil koki untuk melakukan hal yang sama. Waduuh, sampai kaget saya.
Saya         : Pak, itu kan bekas makan saya. Emang harus dicicip ya?
Manajer    : Iya, Bu, agar kami mengetahui seperti apa rasa yang Ibu keluhkan.
Speechless saya tapi bener juga sih apa yang dikatakan Bapak manajer itu.
Koki          : Racikan yang saya buat takarannya sudah tepat, Pak, sesuai dengan prosedurnya.
Manajer    : Ibu, mohon maaf. Racikan yang kami buat takarannya sudah tepat. Keluhan Ibu akan saya sampaikan ke pusat karena bumbu yang kami gunakan sudah jadi dan dikirim dari pusat.
Saya       : Baik, Pak. Saya tidak menyalahkan koki kok, Pak. Saya menduga ada perubahan formula karena rasa seperti ini sudah saya rasakan beberapa kali terakhir ini. Tolong disampaikan ke pusat ya, Pak. Terima kasih.
Manajer           : Baik, Bu. Terima kasih atas masukannya.
***
Setelah waktu berselang sekian lama, ga kapok-kapok saya tetap kembali ke sana, dan tetap memesan small special shinmen ramen hihihi… Wah, lumayaanrasanya sudah ada perbaikan walaupun belum kembali seperti semula. Ketika saya akan membayar di kasir, rupanya Masnya masih ingat saya kemudian memanggil manajer, “Pak…Pak.. ini loh Ibu yang kapan hari bilang rasa kuah shinmen-nya berubah”.
Manajer           : Halo, Ibu, apa kabar? Bagaimana dengan rasa kuah shinmen-nya sekarang?
Saya              : Lumayan, Pak, sudah lebih enak tapi belum sama seperti ketika saya pertama kali  mencoba.
Manajer           : Baik, Bu. Terima kasih atas masukannya.
***
Beberapa waktu kemudian, saya kembali lagi ke sana, teteeppesannya menu yang sama. Dan ternyataa… woow rasanya sudah kembali enak seperti semula. Horeee….senang saya. 😀
Saya bilang sama manajernya, “Pak, rasa kuah shinmen-nya sudah kembali, enak seperti ketika pertama kali saya mencoba”. Bapak manajer tersenyum mendengar perkataan saya.
Saya terkesan dengan cara Shinmen Japanese Resto menangani keluhan pelanggan dan terus menerus melakukan perbaikan. Sebagai pelanggan saya merasa dihargai. Sampai sekarang pun teteeep, menu favorit saya small special shinmen ramen hehehe…. 😀
Foto bersumber dari:
Salam,
Tita Mintarsih

0 comments
0 likes
Prev post: Jalan Kaki itu Menyenangkan :)Next post: Resep Masakan Sup Ayam Kampung

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *