Jalan Kaki itu Menyenangkan :)

Suatu hari saya ditugaskan oleh kantor untuk menghadiri pertemuan tentang deteksi dini faktor risiko penyakit menular. Banyak informasi bermanfaat yang saya dapatkan di pertemuan tersebut. Untuk mencegah penyakit menular kita perlu memiliki gaya hidup yang sehat. Seperti apakah gaya hidup yang sehat itu? Gaya hidup yang sehat itu antara lain makan dengan gizi seimbang (mengkonsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang cukup), istirahat yang cukup, berolah raga minimal 30 menit setiap hari, tidak merokok, dan tidak minum minuman beralkohol.
Saya tersindir mendengar pemaparan narasumber. Saya sangat menyadari bahwa saya nyaris tidak pernah berolah raga. Dalam aktivitas sehari-hari pun saya cenderung tidak banyak bergerak. Pagi-pagi berangkat ke rest area Karang Tengah mboncengmotor suami. Dari rest area ke kantor saya naik omprengan disambung kopaja, langsung turun di depan kantor. Pulang kantor, saya ikut bis jemputan sampai rest area, kemudian dijemput suami. Kurang banget kan gerak tubuhnya?
Saya sadar kalau saya harus meluangkan waktu untuk berolah raga, tapi kapan waktunya, ya? Saya berangkat ke kantor pagi-pagi dan baru tiba di rumah sore menjelang malam. Ikut senam aerobik di sanggar pun ribet karena tidak ada sanggar senam di dekat rumah saya. Solusi cerdas yang saya temukan adalah jalan kaki, olah raga yang murah, mudah, dan menyenangkan.


Sudah dua hari saya berolah raga jalan kaki selama 30 menit. Saya melakukannya pada malam hari setelah pulang kerja. Saya berjalan keluar kompleks dan menyusuri jalan raya di Perumahan Graha Raya selama 15 menit, kemudian balik arah kembali ke rumah. Total waktu yang diperlukan pulang pergi pas 30 menit hehe… Lumayan loh, bisa membuat tubuh berkeringat. J
Jalan kaki itu menyenangkan bagi saya karena di sepanjang jalan raya di Perumahan Graha Raya banyak orang yang berjualan makanan. Macam-macam makanan yang dijual. Saya senang menikmati kesibukan mereka melayani pelanggan. Loh kok malah ngelihatin orang jualan makanan, ya? Ga ngeganggu olah raganya tuh? Jangan-jangan malah jadi jajan. Niatnya mau olah raga malah jadi menimbun kalori. Tenaaaang, saya tidak tergoda tuh, cuma seneng ngamatin aja hehe…
Selama berjalan kaki, pikiran saya bebas berkelana. Saya bisa memikirkan ide-ide baru atau inspirasi yang ingin saya tuliskan. Contohnya ya tulisan ini yang sedang Anda baca hehe…
Setelah berjalan kaki, sambil beristirahat menunggu suhu tubuh turun dan keringat mengering, saya membaca buku kemudian menulis. Waah…waktu saya malah jadi bertambah produktif, ya? Berawal dari niat berjalan kaki 30 menit sehari agar tubuh sehat, ehh malah jadi bisa mendapatkan ide baru, membaca, dan menulis. Senangnya saya jadi dobel-dobel deh hehehe….
Buat teman-teman yang belum sempat berolah raga, jalan kaki aja, yuk? Jalan kaki itu menyenangkan, murah, dan mudah. Cukup 30 menit sehari. Semoga kita semua diberikan kesehatan ya. J
Foto bersumber dari http://www.mamamia.com.au/is-walking-good-exercise/
Salam,
Tita Mintarsih
0 comments
1 like
Prev post: Belajar Manajemen Waktu dari Ibu Rumah Tangga PebisnisNext post: Special Shinmen Ramen, My Favourite :)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *