Hakuna Matata, Review Film The Lion King

      2 Comments on Hakuna Matata, Review Film The Lion King
Film-The-Lion-King
Gambar bersumber dari movies.disney.com

Beberapa hari belakangan ini bertebaran status “Hakuna Matata” di linimasa teman-teman saya. Saya jadi bertanya-tanya apa sih “Hakuna Matata” itu? Petunjuk yang saya peroleh yaitu istilah tersebut berhubungan dengan film The Lion King. Seorang teman mengatakan bahwa The Lion King adalah salah satu film yang harus ditonton karena banyak mengandung pelajaran kehidupan. Oh baiklah kalau begitu, The Lion King saya masukkan ke dalam daftar film yang harus saya tonton. Kesempatan baik itu pun datang hari Kamis sore setelah saya selesai mencetak tesis.

Berikut informasi tentang film The Lion King yaa…

Judul Film : The Lion King
Kategori : Semua Umur
Sutradara : John Favreau
Penulis : Jeff Nathanson
Produksi : Walt Disney Pictures Pengisi Suara : Donald Glover, Seth Rogen, Chiwetel Ejiofor, Billy Eichner, John Oliver, Keegan-Michael Key, Beyonce Knowles, James Earl Jones, Shahadi Wright Joseph

Disclaimer

Yang akan saya ceritakan adalah penggalan-penggalan adegan atau pesan yang menurut saya sangat berkesan. Bagi sebagian orang hal ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan. Jika teman-teman tidak menyukai adanya spoiler, feel free untuk tidak melanjutkan membaca tulisan ini yaa.

Film The Lion King menceritakan perjalanan hidup Simba, singa muda pewaris tahta, setelah ayahnya terbunuh. Ia melarikan diri dari kerajaannya hanya untuk mempelajari arti sebenarnya dari tanggung jawab dan kebenaran. Adegan pembuka film The Lion King sudah mencuri perhatian saya. Layar menampilkan warna jingga keemasan, khas pemandangan matahari terbit yang sangat indah. Andai tempat tersebut adalah nyata, saya yakin pasti suami saya sudah mengajak ke sana untuk hunting foto sunrise ataupun sunset. Lagu pembukanya juga enak didengar walaupun sebagian bahasa yang digunakan tidak saya mengerti. Yang jelas saya cukup menikmati lagu dan musik pengiring dalam film tersebut.

Ketika satu persatu tokoh cerita diperkenalkan, saya terheran-heran karena tokoh hewan yang muncul benar-benar tampak seperti nyata. Saya pikir The Lion King adalah film kartun. Namun ternyata tampilan yang muncul benar-benar sepertinya nyata, walaupun kemungkinan masih animasi juga. Wuihh canggih deh teknologi yang digunakannya. Saya senang adegan ketika Simba kecil diperkenalkan di hadapan seluruh rakyatnya. Iihh… lucu bangeeet. Bulu-bulunya tampak halus seperti boneka, rasanya jadi pengen ngelus-elus.

Secara keseluruhan saya sangat menikmati film ini. Meskipun demikian, fokus saya selama menonton lebih ke menangkap pesan-pesan yang ingin disampaikan melalui film ini. Dari awal cerita otak saya sibuk merekam quote-quote bagus yang disampaikan oleh tokoh cerita ataupun makna yang terkandung di dalamnya. Saya sepakat bahwa di dalam film ini terkandung banyak pelajaran kehidupan.

Inilah beberapa pelajaran yang saya tangkap melalui film The Lion King.

“Hakuna matata alias jangan khawatir untuk sepanjang hidupmu.”

“Seorang pemimpin bukanlah penguasa, melainkan pelindung bagi wilayahnya.”

“Setiap orang memiliki kesalahan, kita tidak bisa mengubah masa lalu, namun kita bisa mengubah masa depan.”

“Pekalah pada keseimbangan alam.”

“Ketika seseorang merasa bersalah, ia merasa dirinya kecil dan rendah diri. Dukungan dari lingkungan dan orang-orang terdekat sangat diperlukan agar orang tersebut dapat bangkit lagi,”

“Pasrah dan berdiam diri tidak akan mengubah apapun. Jika ingin keluar dari situasi sulit, maka bergeraklah, berusahalah dengan berbagai upaya agar dapat keluar dari situasi yang tidak menguntungkan tersebut.” Tentunya dalam konteks positif loh yaa…

Menurut saya film The Lion King cocok untuk ditonton bersama keluarga dan dapat dijadikan sebagai sarana edukasi bagi anak-anak. Teman-teman sudah menonton film The Lion King jugakah?

2 thoughts on “Hakuna Matata, Review Film The Lion King

  1. Gita

    Agak mengkoreksi sedikit mengenai cerita yang kak tita sajikan.
    Di film versi lama kalau tidak salah simba itu “diculik” oleh pamannya dan ditinggalkan, tidak melarikan diri.
    Mohon koreksi karena sy belum melihat film versi baru ini🙏

    Reply
    1. tita Post author

      Halo, Kak Gita, terima kasih sudah mampir ke blog saya 🙂
      Di fillm versi baru, Simba melarikan diri, Kak, diprovokasi oleh pamannya hehe…

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *