Menata Rumah Menata Masa Depan, Seni Bebenah ala Gemar Rapi



Yeayy! Akhirnyaaa kesampaian juga ikut kelas trainingnya Gemar Rapi 😄
Saya tuh kepoin akun instagram @gemarrapi dan Mbak Khoirun Nikmah @nikumaa sejak akhir tahun lalu, gara-gara teman kuliah saya hihihi….
Awalnya tuh teman saya memperkenalkan seminar yang digagas oleh adiknya, tentang go green gitu. Berhubung trainingnya di Bandung, saya skip, nggak bisa ikutan. Tapi berkat info tersebut, saya jadi tahu akun ig-nya adik teman saya itu. Nah, di salah satu postingan, saya jatuh cinta sama foto penampakan rumahnya. Rapiii banget dan bersih. Semakin jauh saya stalking, saya jadi tahu kalau Mbaknya itu ikut kelas trainingnya Konmari Indonesia, kalau nggak salah nama kelasnya tuh Shokyuu Class. Nah, dari situ jadi tambah semangat kan, pengen ikutan kelas trainingnya, mengingat saya termasuk kategori hoarder alias penimbun barang *tutup muka, maluuu 🙈
Tapi pas saya cari info lebih lanjut kok nggak nemu ya akun Konmari Indonesia? Nemunya malah akun ig-nya Mbak Khoirun Nikmah. Dari situ saya tahu kalau Konmari Indonesia bertransformasi menjadi Gemar Rapi. Mulai deh saya kepoin ig-nya Gemar Rapi dan Mbak Nikmah biar nggak ketinggalan info trainingnya hehe…
Pucuk dicinta ulam pun tiba heuheuu… ternyata ada seminar dan workshop Gemar Rapi hari Minggu tanggal 27 Januari 2019 di Gedung Wamy, Jagakarsa. Duh, kok jauh ya dari Tangerang Selatan? Hikss… Saya coba cari deh Gedung Wamy tuh di mana tempatnya. Karena tempatnya di Jagakarsa, saya pikir stasiun terdekatnya tuh Stasiun Lenteng Agung. Saya coba cari lokasinya pakai aplikasi Gojek. Ternyataaa… pakai gojek ongkosnya sekitar 8 ribuan. Aihh… deket atuh itu mah 😀
Okeh, fix-lah, saya ikutan seminar sama workshopnya sekalian, biar nggak penasaran hehe…
Hari H, pas sampai Gedung Wamy saya sempat bingung juga. Saya pikir namanya Gedung Wamy itu kayak JDC Slipi atau gedung perkantoran yang biasa dipakai orang hajatan, ternyata nggak. Dari luar sih penampakannya seperti asrama, ada pintu gerbangnya, terus ada tulisan WAMY di pintu gerbang. Setelah masuk, bangunan di dalamnya terdiri dari beberapa rumah. Nah di rumah-rumah itulah kegiatan-kegiatan dilaksanakan. Untuk seminar dan workshop Gemar Rapi sendiri menempati bangunan yang paling belakang.
Sessi seminar dibuka dengan perkenalan dari perwakilan Madrasatun Nisa selaku penyelenggara. Kalau nggak salah tangkap, Madrasatun Nisa itu mengadakan kegiatan-kegiatan seperti kajian untuk muslimah gitu, tempatnya di Jagakarsa. Setelah itu, sessi dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Mbak Khoirun Nikmah selaku co-founder Gemar Rapi.   

Mbak Nikmah ketika mengisi seminar
Gemar Rapi itu terdiri dari kata gemar dan rapi. Kalau dilihat di KBBI, gemar itu artinya suka sekali (akan). Rapi artinya baik, teratur, bersih, apik, tertib, serba beres, menyenangkan, siap sedia, siaga, sebagaimana mestinya, tidak asal saja. Gemar Rapi juga merupakan akronim dari Gerakan Menata Negeri dari Rumah dan Pribadi. Sebagai organisasi, Gemar Rapi merupakan organisasi yang memiliki visi menata diri, menata negeri yang diawali dengan bebenah di dalam rumah. Organisasi Gemar Rapi didirikan tanggal 5 September 2018 oleh Pak Aang Hudaya, Mbak Khoirun Nikmah, Pak Achmadi Bambang S, Mbak Wanginingastuti M, dan Mbak Putriana Indah L. Visi dari Gemar Rapi adalah menjadi rujukan utama dalam menata negeri dan merapikan rumah serta menanamkan semangat gemar rapi ke seluruh penjuru negeri. Mbak Nikmah juga mengatakan bahwa gemar rapi ini adalah metode ala Indonesia, tidak terikat pada salah satu figur tertentu, siapa pun boleh menggunakan metode gemar rapi ini.
Materi yang disampaikan di dalam seminar cukup banyak. Selain pengenalan gemar rapi, disampaikan juga penyebab rumah berantakan, cara bebenah yang populer, akibat bila rumah berantakan, bagaimana metode gemar rapi itu dilaksanakan, delapan pilar metode gemar rapi, prinsip gemar rapi, enam langkah bebenah ala gemar rapi, dan tips home safety ala gemar rapi. Yang paling saya ingat adalah metode gemar rapi ini bersifat personalized. Bagaimana cara kita melaksanakan metode gemar rapi ini berbeda-beda tergantung kebutuhan individu. Kitalah yang paling tahu bagaimana kondisi di rumah kita, apa yang kita butuhkan, dan sejauh mana keterikatan kita dengan barang-barang yang ada di rumah, bukan?
Sessi workshop adalah sessi yang paling saya tunggu-tunggu, karena pada sessi inilah detail teknis pelaksanaan metode gemar rapi ini dibahas. Sebelum memulai kami diberi Jurnal Berbenah Gemar Rapi yang harus diisi dengan impian, kondisi rumah saat ini, tujuan, motivasi bebenah, urutan dan target bebenah, reward seandainya target tercapai, persiapan sebelum bebenah, dan planning bebenahnya. Ya ampun,  lengkap sekali ya? Hihihi….
Mari melipat pakaian hihi….
Mbak Nikmah juga cerita bahwa berdasarkan pengalaman tim Gemar Rapi sebelumnya ketika mendampingi sekitar 300-an orang dalam bebenah, aktivitas bebenah dapat dipetakan ke dalam tiga klaster. Urutan bebenahnya itu harus selesai klaster pertama dulu, lanjut ke klaster kedua, terakhir dilanjutkan dengan klaster ketiga. Urutan aktivitas bebenah yang ada di dalam satu klaster itu sendiri bisa berbeda tiap individu, menyesuaikan dengan keperluan masing-masing. Detail pengklasteran aktivitas bebenah ini sangat membantu kami untuk mengisi urutan bebenah dan jadwal pelaksanaannya. Oya di workshop ini juga diajari cara melipat pakaian agar lebih rapi dan ringkas saat disimpan.
Foto bareng sama Mbak Nikmah, co-founder Gema Rapi
Kesan yang saya dapat selama mengikuti seminar dan workshop ini yaitu metode bebenah ala gemar rapi ini benar-benar digarap dengan serius. Ibarat pohon, tim gemar rapi tidak hanya mempersiapkan apa yang terlihat oleh mata saja, tetapi menumbuhkan akarnya terlebih dahulu. Bebenah ala gemar rapi dimulai dari pembentukan mindset, mempertimbangkan faktor kesehatan, keamanan, serta keberlanjutannya. Buat teman-teman yang seperti saya atau ingin mulai bebenah rumah dengan serius, saya merekomendasikan teman-teman untuk mengikuti seminar dan workshop Seni Bebenah ala Gemar Rapi ini. Soalnya manfaatnya banyak, tidak hanya ilmu, kita juga mendapatkan dukungan dari komunitas. Jadi tambah semangat kaaan bebenahnya? Hihihi….

2 thoughts on “Menata Rumah Menata Masa Depan, Seni Bebenah ala Gemar Rapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *